antara Gemuruhnya Semak
dan Nada Pembangkit Pagi
dirimbun fajar yg masih bersiap untuk hadir
di terang yang dalam perjalanan
aku masih terpaku diam
terjaga lagi,
seakan tak perduli sekitar,
Penghuni Semak itu terus bernyanyi
sepanjang gelap Ia terus bersenandung!
di pejam yang masih kunanti hadirnya
aku bertanya pada jiwaku,
masih mencari jawaban,
atas hati yg seakat mencari penawar, atas pertanyaan yg seakan jadi racun dijiwa ini?
keras dia mencari?
namun benak ini kian ragu akan pencarian itu!
diantara pekat dunia,
hati seakan kian rapuh!
seperti rantai jangkar yg kian berkarat termakan air laut!
dalam diam yg bekerja,
dalam diam yg
seakan senjata terbaik untuk pencarian ini!
aku masih membidik!
dalam harap yg seakan jadi pelatuknya,
dalam pasrah yg seakan jadi pelurunya!
aku tersenyum dan menembak!
aku tersenyum,
tanpa bidikan yg kurang yakin
aku menembak!
berharap peluruku akan bertemu dengan sasaranya!
aku menunggu disini!
dengan peluruku yg sisa 1...
creative by : "my best" Doddy Setyawan
based on my problem
Tidak ada komentar:
Posting Komentar