Selasa, 12 Juli 2011

Kelam adalah Sahabatku

Senandung malam masih berkumandang walau hanya sekedar lalu lalang kendaraan yang kadang membengkakkan telinga ditengah lautan kelam yang masih kokoh merajai waktu ini,
Aku masih berdiri searah gravitasi sunyi namun bising, aku masih menanti kantuk yang dalam perjalanan, walau kantuk kecil sesekali masih menyapa walau ku masih menyadari semua yang terjadi hari kemarin, aku masih terperosok sendiri dan seakan tanpa populasi yang bersandar sejenak pada kapuk yang berkoloni, akupun demikian kelam kadang hanya kelam, dan beberapa kepala hanya mengganggu sebagai siklus, namun buatku kelam adalah sahabat terbaik, sahabat yang selalu temani ragaku akan indahnya kesunyian ..




Creative & editor : Dodi Setiawan & Herlan R Harryanza

Tidak ada komentar:

Posting Komentar